GameFever ID
Image default
Review

[Review] Marvel’s Spider-Man

Game superhero terbaik tahun 2018?

Banyak dikalangan gamer yang mengatakan bahwa bulan September 2018 ini merupakan bulan “berdarah” untuk mereka, atau lebih tepatnya untuk dompet mereka. Alasannya? Tentu saja banyak game keren yang wajib dibeli pada bulan September dan salah satu game yang masuk ke wishlist mereka adalah Marvel’s Spider-Man. Game racikan Insomiac Games ini masuk ke daftar belanjaan para gamer karena melihat potensi yang bagus ada di Marvel’s Spider-Man. Pertama kali diumumkan pada ajang E3 2016, Insomiac Games dan Sony memperlihatkan progress development Marvel’s Spider-Man tiap tahunnya pada ajang yang sama. Di E3 2017 dan 2018, bentuk gameplay Marvel’s Spider-Man dipamerkan dan banyak gamer diseluruh dunia merasa tersihir oleh game ini.

Merasakan hal yang sama dengan gamer lainnya, kami, GameFever Indonesia juga menantikan Marvel’s Spider-Man. Kami pun cukup beruntung mendapatkan kesempatan lebih awal untuk memainkan Marvel’s Spider-Man dan membagikan pengalaman kami bermain game yang satu ini lewat review kita untuk Marve’s Spiderman.

SPOILER WARNING!

Review yang yang tertulis dibawah kami buat sedetail mungkin tanpa membeberkan unsur cerita melebihi dari hal-hal yang sudah di beritakan oleh Sony atau Insomniac. Kami selaku  Game Fever ID meminta maaf dari pembaca sebesar-besarnya apabila ada kesalahan dalam penulisan dimana review ini membeberkan terlalu banyak unsur cerita dalam game ini.

Story

Dari awal, Marvel’s Spider-Man memang tidak mengambil salah satu cerita yang ada baik dari film, animasi, buku komik atau game yang telah ada dan menghadirkan kisah baru yang khusus dibuat untuk game ini. Peter Parker masih menjadi karakter yang dipercaya untuk memerankan tokoh Spidey. Selain sebagai pahlawan yang mengemban tugas untuk melindungi kota New York dari tindak kejahatan, Peter Parker kesibukan lainnya seperti pekerjaan, kehidupan percintaan dan keluarga. Kami juga merasakan cerita dari sudut pandang karakter lain selain Spider-Man, yaitu Peter Parker dan Mary Jane Watson. Peran dari karakter MJ dan  Peter Parker ini kami rasa cukup penting karena mereka berdua membuka cerita dari game ini dari sisi yang berbeda.

Masuk di permainan awal, kami sudah disuguhkan satu plot cerita yang menjadi permulaan dari keseluruhan cerita yang ada. Tetapi di pertengahan permainan, kami merasa bahwa cerita terkesan bertumpuk satu sama lain karena mendapatkan misi dari karakter-karakter yang berbeda. Selesai menyelesaikan misi dari karakter A, sudah dapat misi baru lagi dari karakter B begitu pun seterusnya. Namun semakin lama kami bermain, kami merasa bahwa cerita-cerita yang awalnya dikira terpisah-pisah ternyata menjadi pondasi dari keseluruhan cerita yang ada. Mungkin karena ada campur tangan Marvel, kami merasa cerita yang disuguhkan Marvel’s Spider-Man ini mempunyai kemiripan dengan cerita dari film-film Marvel Cinematic Universe.

Daya tarik lainnya yang ditawarkan oleh Marvel’s Spider-Man adalah kehadiran musuh-musuh bebuyutan Spidey seperti Electro, Vulture, Rhino dan musuh lainnya. Banyaknya musuh yang hadir kali ini membuat kami bertanya-tanya di awal apakah Spider-Man mampu mengalahkan semua musuh-musuh tersebut?

Gameplay

Gameplaynya sendiri tidak berbeda jauh dari yang sudah pernah dibagikan oleh Insomniac Games lewat trailer gameplay di E3 2017 dan 2018. Untuk segmen gameplay ini, kami akan membahas diluar gameplay pertarungan karena lebih enak dibahas tersendiri.

The World 

Marvel’s Spider-Man mengusung dunia terbuka dimana New York menjadi kota utama di game ini. Di New York ini, Spidey dapat berpindah kota, dari lingkungan satu k lingkungan lainnya. Insomniac berhasil membawa pulau manhattan kedalam game ini. Semua landmark yang ada tertata apik di lokasi-lokasi yang kurang lebih sesuai dengan aslinya dan di saat bersamaan juga di isi dengan referensi dari dunia Spiderman. gedung gedung Oscorp bertebaran di setiap sisi kota, begitu pula  papan reklame Fisk and Mclintoc, hal ini membuat New York yang di buat oleh Insomniac kurang kurang lebih familiar di mata para pemainnya (yang tinggal di New York) dan di saat bersamaan sesuai dengan dunia Marvel dan Spiderman.

Satu hal yang membuat kami terpukau adalah bagaimana kota ini begitu hidup tapi disaat bersamaan bisa berjalan tanpa ada loading screen sekalipun. Kota New york dalam game ini penuh dengan kejadian-kejadian criminal, jadi tak jarang saat kita sedang berayun-ayun santai, tiba-tiba kita diberikan pilihan untuk mencegah penculikan, atau menghentikan kejar-kejaran antara polisi dan penjahat. Kita bisa berpartisipasi dalam kejadian-kejadian ini cukup dengan mendekati area yang di tunjukan dalam peta, turun ke TKP, selesaikan masalah yang ada lalu keluar dari TKP, melanjutkan ayun santai atau ke misi berikutnya. Transisi yang minim loading screen ini membuat permainan kita terasa smooth dan penuh aksi.

Selain event-event kecil yang bermunculan secara acak, beberapa aktifitas juga muncul sejalan dengan cerita. Ragamnya lumayan banyak dan semuanya memberikan hadiah berupa token yang bisa digunakan untuk mengupgrade armor dan gadget.

Traveling The World

Untuk menjelajahi kota yang cukup luas ini, pastinya Spidey akan lebih banyak berayun di atas kota. Mobilitas Spidey dengan jaringnya untuk berayun dan melompat terasa sangat halus dan natural. Semakin pas timing menekan tombol ketika melompat dan berayun, semakin efektif pula gerakan Spidey dalam menjelajahi New York yang cukup luas.

Menjelajahi New York dalam game ini menurut kami adalah hal sangat menyenangkan, selain pemandangannya kota yang indah dan dinamis, controlnya yang simple membuat pengalaman kita saat menjelajahi New York sangat smooth. Menekan tombol R2 sambil menggerakan analog stick akan memacu Spidey untuk parkour melewati rintangan dengan gerakan yang luwes. Melompat dan menggunakan tombol R2 akan menarik Spidey keudara dan mulai berayun. Saat kita berayun ini lah moment-moment paling menyenankan dalam game ini mulai terasa, dan kualitas game ini benar benar bersinar. Menggerakan Spidey saat dia berayun dianatara gedung sangatlah mudah. Terus menahan R2 saat kalian berayun akan  menjaga kalian tetap di udara selama spidey masih punya tempat untuk menembakan jaringnya. berbelok pada saat kita di udara sama muddahnya dengan saat kita di darat, kontrol yang responsif membuat kita mampu untuk berayun dengan cepat melewati celah-celah di antara gedung dengan sangat mudah.  control yang simple dan effektif ini juga sangat berperan penting dalam combat. Berayun dan berpindah tempat degan cepat memberikan keunggulan unik yang hanya di miliki oleh Spidey.

Combat

Pertarungan di Marvel’s Spider-Man bisa dibilang menjadi inti dari game ini, karena sering berhadapan dengan para penjahat. Spider Sense merupakan salah satu fitur utama dalam petarungan dimana kita bisa menghindari serangan lawan dari berbagai arah dengan animasi yang luwes Serangan musuh cukup brutal dalam game ini jadi fitur ini akan sangat penting dalam pertarungan. Selain mengandalkan kemampuan super power miliknya, Spidey juga dilengkapi oleh gadget-gadget yang sangat bermanfaat di kondisi tertentu, seperti banyaknya musuh yang harus dihadapi atau jenis musuh tertentu yang harus di setrum atau di jerat sebelum bisa di serang. Gadget-gadget ini juga bisa di-upgrade menggunakan token yang kita dapat setelah menyelesaikan aktifitas. Gadget yang kalian pakai awalnya hanya sekedar web shooter saja, tapi sejalan permainan kalian akan mendapatkan akses ke gadget-gadget yang lebih canggih.

Kalo kita membicarakan Spiderman, pasti tidak akan jauh dari Spider suit. Tiap kostum yang dipakai oleh Spidey juga memiliki kemampuan yang berbeda satu lain, dimana kemampuan kostum ini bisa dipakai ketika power suit bar sudah terisi penuh. Semua fitur suit dalam game ini desain modular, jadi jangan kuatir, tidak ada suit power yang di lock ke suit tertentu, kalian bisa mengatur suit Spidey kalian sesuai dengan playstyle yang ingin kalian pakai.

Combatnya dalam game ini bisa di bilang tidak terlalu bervariasi. Musuh akan datang bertubi-tubi, terkadang dalam jumlah belasan, beberapa bahkan membawa senjata api atau senjata tajam. Melihat belasan musuh maju disaat bersamaan awalnya terasa intimidatif, tapi saat pertarungan di mulai, semuanya bergerak dengan luwes. Kita menemukan banyak sekali momen-momen keren justru pada saat kita di kepung oleh banyak musuh. Saat kita di serang oleh musuh yang membawa perisai, Spidey harus menyelip diantara kaki musuh tersebut untuk menyerang dari belakang, tapi di saat bersamaan kita juga bisa melakukan itu untuk menghindari musuh yang akan menembak kita. Control combat yang simple juga membuat setiap pertarungan seru, alih-alih berharap musuhnya sedikit, kita akan semakin tertantang untuk terus bertarung untuk mendapatkan momen momen keren tersebut.

Untuk boss battle, kami merasa bahwa pertarungan dengan para bos ini bisa di bilang standart. Cukup dengan menghindari pola serangan yang dilancarkan oleh bos tersebut, dan menyerangnya ketika melihat ada kesempatan. Dengan adanya quick time event, kita jadi tahu kapan waktunya untuk menyerang bos tersebut. Meski terlihat mudah, dengan adanya scene-scene yang epik membuat pertarungan menjadi lebih intens dan sangat seru.

Graphic and  Sound

Visual yang diperlihatkan di Marvel’s Spider-Man tidak perlu diragukan lagi. Desain kota New York yang dipenuhi dengan gedung-gedung bertingkat dieksekusi dengan baik oleh Insomniac Games. Apalagi ketika malam tiba, kota New York semakin indah yang dipenuhi dengan lampu dari gedung-gedung tersebut. Perihal keributan soal downgrade grafis di game finalnya, kami merasa tidak ada masalah berarti.

Visual karakter juga tidak ada masalah yang kami temui sepanjang permainan. Mulai dari ekspresi wajah tiap karakter hingga animasi mata kostum Spidey yang dapat membesar dan mengecil juga terlihat lebih “hidup”. Pengisian suara tiap karakter juga terlihat sangat pas dengan ekspresi sang karakter. Satu hal yang kami anggap mendapatkan dua jempol adalah pengisian suara yang pas untuk karakter J. James Jameson yang terus mencela Spider-Man dalam acara radionya disepanjang permainan.

Musik yang mengiringi permainan kita bisa di bilang cukup epik. Kalau kalian familiar dengan style musik dari film film marvel, kalian akan sangat familiar dengan musik yang ada di dalam game ini. Alunan musik yang epik khas Avenger akan mengiringi kita saat menjelajahi kota New York

Skor

Story 9/10

Alur cerita Marvel’s Spider-Man yang dibuat baru dan khusus ini benar-benar tersusun rapi.  Pondasi cerita yang dibangun dari awal juga sangat baik dan semuanya mengerucut menjadi klimaks di akhir permainan. Peran MJ dan berbagai karakter lain sangat penting karena mereka membangun karakter Peter Parker dan juga  dalam beberapa kasus, membantu Spidey dalam pertarungan.

Gameplay 9/10

Berayun menggunakan jaring laba-labanya untuk menjelajahi kota New York terasa sangat “nyata” karena tersaji dengan halus dan natural sehingga kita berasa seperti manusia laba-laba. Banyaknya aktifitas yang disediakan juga  menjadi poin tambah karena bisa menambah waktu bermain dan menjelajah kota New York yang luas, mengingat game ini bisa ditamatkan dalam waktu yang cukup singkat. Event event kecil yang tercecer di dunia Marvel’s Spiderman ini menjadi pengalih perhatian yang sangat menyenangkan kalau kita enggan menjalankan cerita utama atau ingin sekedar berayun mengelilingi pulau Manhattan. Controlnya yang super simpel dan mudah untuk dikuasai ini juga menjadi salah satu hal yang paling kamu sukai dari Marvel’s Spiderman.

Combat 9.5/10

Pertarungan yang mengandalkan Spider Sense menjadi pengalaman menarik kami dalam memainkan Marvel’s Spider-Man. Gerakan menghindari serangan lawan dan hadirnya cut scene yang ada tiap pertarungan menjadi penyedap dalam semua pertarungan. Stealth elemen dalam game ini lumayan penting, tapi hanya di beberapa momen saja dan tidak menjadi hal integral dalam combat. Memainkan game ini dengan stealth memang seru, tapi game ini bersinar lebih terang saat kalian di kerubuni belasan musuh di saat bersamaan, dan disaat bersamaan haru menhindari tembakan roket dan senjata api dari berbagai arah. Boss battlenya mungkin standart, cut scenenya di buat seiring pertarungan membuat pertarungan dengan boss jadi lebih epik.

Graphic and Sound 9/10

Grafis Marvel’s Spider-Man memang terlihat sangat menawan dengan keindahan kota New York dengan gedung-gedung bertingkatnya. Detil karakter dan lainnya juga tidak ada masalah yang kami temui. Kami hanya merasa visual Marvel’s Spider-Man memang selayaknya game yang hadir di konsol jaman sekarang. Apalagi Marvel’s Spider-Man hadir eksklusif di PS4.

Total Skor: 9/10

Kesimpulan

Marvel’s Spider-Man menawarkan paket lengkap untuk sebuah game dengan label AAA. Mulai dari alur cerita yang solid, gameplay menarik, combat yang intens dan grafis yang menawan membuat game ini memang pantas masuk dalam daftar belanja gamer untuk bulan September ini. Dengan faktor-faktor di atas, sepertinya Marvel’s Spider-Man menjadi salah satu game superhero terbaik yang pernah ada. Marvel’s Spider-Man mematahkan komentar-komentar negatif terhadap game full single player dan siapa tahu, game ini menjadi inspirasi buat developer lainnya dalam membuat game single player.

Jadi siapkah kalian melihat Marvel’s Spider-Man sebagai salah satu kandidat Game of the Year tahun ini?

Related posts

Resident Evil 2 Remake Review

Kensen Wangkawinata

[Review] Red Dead Redemption 2 – Mengagumkan!

MongJi

[Video Review] Dragon Quest XI

Kensen Wangkawinata

Leave a Comment