GameFever ID
Image default
  • Home
  • Review
  • [Review] Naruto to Boruto: Shinobi Striker
Review

[Review] Naruto to Boruto: Shinobi Striker

Inovasi baru yang kurang menjanjikan.

Satu lagi game terbaru dari franchise Naruto yang berjudul lengkap Naruto to Boruto: Shinobi Striker. Resmi dirilis 30 Agustus lalu, Naruto to Boruto: Shinobi Striker menawarkan pengalaman bermain baru. Berbeda dengan game-game Naruto yang sebelumnya dibuat oleh CyberConnect2, Shinobi Striker justru dibuat oleh developer Soleil.

Sejak awal bermain, sebenarnya kami kurang terkesan di game ini. Namun kami tetap akan membagikan pengalaman yang dirasakan ketika bermain game ini dalam artikel review Naruto to Boruto : Shinobi Striker.

Story

Naruto to Boruto: Shinobi Striker datang tanpa latar belakang cerita sama sekali. Tidak ada cerita yang diambil baik dari manga, anime, movie, atau lainnya. Justru yang dipakai oleh game ini sebagai pondasi adalah dimana desa Konoha (desa asal Naruto) yang mengadakan sebuah turnamen dalam ujian Chunin yang bisa diikuti oleh ninja dari seluruh desa yang ada. Developer Soleil memang tidak berniat menghadirkan Story Mode atau Campaign Mode karena gameplay yang dipakai oleh Shinobi Striker ini adalah online multiplayer.

Bahkan pemain pun tidak memerankan salah satu tokoh yang ada di Naruto. Pemain akan berperan sebagai ninja yang tidak dikenal dimana desainnya bisa dirancang sendiri oleh para pemain. Jadi jangan berharap kalian bisa menemukan cut scene keren ala game Naruto sebelumnya dalam Shinobi Striker ini.

Gameplay

Gameplay yang dipakai oleh Shinobi Striker memang berbeda dengan game-game Naruto yang ada, seri Ultimate misalnya. Game ini mengusung tema online multiplayer berbasis tim, dimana pemain bisa membentuk tim hingga 4 pemain sekaligus. Karena berbasis tim, pemain bisa menentukan role mereka dimana role ini punya peran tersendiri yang bisa membuat tim menjadi seimbang. Ada 4 role yang bisa dipilih, mulai dari Attack, Defend, Range dan Healer.

Ada 2 mode permainan utama dalam Shinobi Striker, yang pertama ada mode kompetitif. Di dalam game ini, mode kompetitif merupakan sebuah turnamen chunin yang diikuti oleh ninja dari seluruh desa yang ada. Pemain bisa membuat tim sendiri maupun mencari anggota tim secara acak. Tentunya ada hadiah menanti untuk tim yang berhasil menjadi pemenang.

Kedua ada mode co-op, sebuah misi sampingan yang bisa pemain gunakan untuk mendapatkan hadiah selain dari mode kompetitif. Berbeda dengan mode kompetitif yang menghadirkan pemain lawan pemain, mode co-op ini kita diharuskan menyelesaikan sebuah misi dengan bekerja sama dengan pemain lainnya dalam 1 tim.

Mirip dengan game MMORPG, Shinobi Striker juga memiliki equipment dan item kosmetik yang bisa digunakan. Equipment ini bisa didapatkan dengan cara menyelesaikan misi atau mengikuti turnamen yang ada. Sistem equipment yang ada di Shinobi Striker ini mirip dengan lootbox, dimana pemain akan mendapatkannya secara acak dalam bentuk scrolls yang hadir dalam berbagai kualitas kelangkaannya. Meski tidak memberikan efek ke dalam permainan, setidaknya pemain bisa menciptakan karakter ninja sendiri dengan menambahkan item-item kosmetik yang didapat dalam permainan.

Combat

Sama dengan game Naruto yang pernah ada, pertarungan ala ninja pastinya dipenuhi dengan jutsu-jutsu yang berbeda tiap karakternya. Namun di Shinobi Striker, jutsu yang kita gunakan akan ditentukan ketika pemain memilih peran apa di dalam timnya. Jika pemain memilih peran Attack, pemain dapat menggunakan jutsu yang efektif untuk menyerang musuh atau pemain yang memilih peran Defend dapat memakai jurus untuk bertahan. Begitupun dengan role sisanya.

Ada 3 jenis pertarungan yang tersedia di sini, Combat Battle, Flag Battle dan Control Battle. Di Combat Battle, tim yang paling banyak membunuh lawan akan menjadi pemenang. Flag Battle pemain harus mengambil bendera lawan sambil mempertahankan bendera milik tim sendiri. Sedangkan Control Battle tiap tim yang berhasil mengambil base akan menjadi pemenang.

Bagi kami tidak ada yang menarik dari sistem combat di Shinobi Striker karena memang tidak jauh berbeda dengan game Naruto yang lain.

Graphic and Sound

Naruto to Boruto: Shinobi Striker diracik menggunakan Unreal Engine 4, pastinya ada peningkatan dari sisi grafis. Berkat Unreal Engine 4, detail karakter terlihat semakin baik. Begitu juga detil untuk keadaan sekitar, seperti bangunan atau lokasi tempat bertarung yang terkesan nyata tanpa meninggalkan kesan dalam anime Naruto. Tidak ada yang spesial memang, namun sedikit peningkatan yang ada dalam sisi grafis patut diberikan apresiasi.

Musik pun sama. Musik-musik ala ninja yang ada di game atau anime Naruto juga masih dapat dikatakan sama. Tidak ada perubahan signifikan dalam sisi musik.

Skor

Story 5/10

Tidak adanya latar belakang cerita membuat kami merasa hampa ketika bermain. Meski ada “sedikit” cerita sebagai pondasi game, namun hal ini masih belum cukup bagi kami. Tidak adanya cut-scene dramatis seperti yang ada di seri-seri sebelumnya, membuat pertarungan atau cerita yang ada datar-datar saja.

Gameplay 7/10

Mengusung tema baru sebagai game online multiplayer memang menghadirkan inovasi yang baru untuk game Naruto. Apalagi kita bisa mendapatkan barang kosmetik ketika berhasil menyelesaikan misi atau menjadi pemenang di turnamen. Setidaknya ada semagat untuk memainkan game ini, yaitu bermain dengan teman atau pemain secara acak untuk mendapatkan item kosmetik yang langka dan memberikan efek penampilan karakter ninja kita semakin keren.

Combat 6/10

Tidak ada kesan baru dalam sisi combat. Masih mirip dengan yang sebelumnya, bahkan kini jurus jutsu ditentukan oleh role yang kita ambil dari pertarungan. Meskipun kita bisa mendapatkan jutsu, tetap saja komposisi tim tetap menjadi kunci tiap pertandingan.

Graphic and Sound 6/10

Grafis mengalami sedikit peningkatan berkat Unreal Engine 4 yang dipakai Soleil untuk meracik Shinobi Striker. Terlihat nyata namun tidak menghilangkan esensi ala anime Naruto. Sayang tidak ada inovasi pembeda dalam sisi musik.

Total Skor 6/10

 

Kesimpulan

Naruto to Boruto: Shinobi Striker memang menawarkan inovasi baru, namun sangat disayangkan inovasi tersebut hanya untuk gameplay yang kini mengusung tema online multiplayer. Tidak ada latar belakang cerita membuat game ini terasa hambar. Peningkatan grafis memang kami rasakan, tapi tidak dengan musik. Combat juga tidak berbeda jauh, namun menjadi seru karena kita bisa bertarung dengan tim lain atau bekerja sama dengan tim untuk menyelesaikan misi yang ada. Bisa dibilang Naruto to Boruto: Shinobi Strike menawarkan inovasi dan pengalaman baru dalam bermain game Naruto namun sayang kurang menjanjikan.

Related posts

[Review] Sekiro: Shadows Die Twice – Tak Cukup Mati Dua Kali

MongJi

[Review] Anthem

Bartholomew

[Review] Mecha Storm – Boncel-Boncel Gahar

Aldo G. Sutanto

Leave a Comment